!#/SEODoei/Posterous http://seodoei.posterous.com SEO Issues And The Latest SEO News posterous.com Tue, 02 Nov 2010 05:54:00 -0700 Internet Sehat Bikin Hebat http://seodoei.posterous.com/internet-sehat-bikin-hebat http://seodoei.posterous.com/internet-sehat-bikin-hebat
Media_httpodetikcomim_esurt
Kalau anda pengguna salah satu jejaring sosial terpopuler saat ini, tentu masih ingat video singkat berisi sajak yang dibacakan oleh seorang anak kecil yang ‘menyindir’ para orang tua yang kecanduan jejaring sosial tersebut. Dalam beberapa hari, setelah video sajak tersebut diunggah, maka ramailah orang-orang membicarakannya, saling menertawakan kelakuan teman dan diri sendiri. Namun apakah ‘permintaan’ sang anak diindahkan oleh para orang tua? Entahlah, yang jelas jejaring sosial kian sesak dan perangkat pengaksesnya juga kian beragam. Jejaring sosial berbasis internet seperti Friendster, Facebook, atau Twitter adalah budaya baru warga negara internet (netizen), kaum urban yang tidak gaptek. Jika Friendster lebih banyak dikonsumsi kaum muda, maka Facebook dan Twitter dikonsumsi oleh hampir semua usia dan golongan. Tidak hanya warga biasa, bahkan pejabat dan pesohor pun memanfaatkannya. Bukan hal aneh jika seorang mentri rajin men-twit atau seorang ustadz pandai ‘berdakwah’ di FB. Sehatkah fenomena ini? Tentu saja relatif. Jika kita ambil contoh pak ustadz atau pak mentri di atas, ya sehat sekali. Jaman dulu, mana ada mentri segaul itu? Jaman dulu, mana ada ustadz secanggih itu? Namun jika kita ambil contoh peristiwa ‘penculikan’ seorang anak gadis oleh teman yang dikenalnya di jejaring sosial, ya berarti tidak sehat juga. Jika kita bisa ‘menemukan’ kawan lama di jejaring sosial, maka hal itu berarti tersambungnya tali silaturahmi. Namun jika yang kita ‘temukan’ adalah pacar lama, maka entah apa yang akan terjadi. Pendek kata, dampak baik atau buruk dari internet tergantung kepada kita. Sebelum ada media gaul jejaring sosial di internet, media gaul lainnya sudah ada sejak lama. Pesawat 2 meteran atau 11 meteran dan interkom adalah contohnya. Kita semua faham, semua media gaul tersebut memiliki dampak baik dan buruk. Bukan alat atau medianya yang mengakibatkan munculnya kebaikan dan keburukan tersebut, tapi memang manusia (baca: penggunanya) memiliki kedua sisi tersebut. Kembali kepada internet. Jika segala sesuatu yang kita lakukan dengan memanfaatkan internet itu adalah sesuatu yang sehat maka kebaikan yang mengikutinya. Bahkan, bukan hanya kebaikan, tapi sesuatu yang hebat. internet sehat bikin hebat, itu harapannya. Seperti apa kehebatan itu? Jika kita tengah mencari tahu mengenai pengetahuan atau informasi kebutuhan hidup, maka akan lebih cepat, mudah, dan murah dengan bantuan internet. Kita tidak perlu melakukan beberapa percakapan telepon untuk mencari tiket pesawat dan penginapan, cukup mencari dan memesannya melalui internet. Demikian pula di saat kita mencari buku, peralatan elektronik, peralatan rumah tangga, atau bahkan melakukan transaksi perbankan seperti pembayaran tagihan listrik, telepon, tv kabel, atau melakukan transfer uang. Semua bisa dilakukan dari rumah atau kantor kita; atau dari tempat kita mudik. Bukankah itu hebat? Namun demikian, sudah berapa persen masyarakat urban kita memanfaatkan internet? Seberapa banyak masyarakat urban kita yang percaya dengan transaksi keuangan atau pembelian barang melalui internet? Entah ini karena faktor kepercayaan atau faktor budaya, tetapi kaum urban kita masih lebih gemar berbelanja sambil jalan-jalan cuci mata. Bisa dibayangkan, kalau belanja melalui internet sudah membudaya dengan lebih luas, maka akan lebih efisien hidup kita. Bukankah itu hebat? Namun kehebatan itu dapat diwujudkan jika dan hanya jika internet kita sehat. internet sehat itu artinya jalurnya sangat lebar, tapi cukup ekonomis. internet yang sehat itu artinya yang jalurnya tidak dipenuhi lalu lintas konten yang tidak perlu, seperti pornografi, misalnya. internet yang sehat itu artinya aman dari bahaya penyadapan/pembocoran data dan manipulasi data. internet sehat itu artinya menjangkau seluruh wilayah tanah air kita. Jika hal-hal tersebut di atas dapat dipenuhi oleh para pemangku kepentingan di ranah perinternetan, maka tidak ada hasil yang akan kita dapatkan kecuali kebaikan dari internet yang bisa membawa kita pada kehebatan. internet yang sehat seperti di atas akan membuat kita menjadi masyarakat yang hebat. Bukan semata karena kita menjadi masyarakat yang melek teknologi. Namun, lebih dari itu, juga melek terhadap hal-hal yang baik dari sisi aturan, moral, dan etika. Coba anda bayangkan, sebuah struktur internet di sebuah negara yang jalurnya super cepat, handal, dan murah. Namun tidak ada regulasi dan kebijakan yang memayunginya. Saya yakin, jalur internet seperti itu hanya akan menjadi surga bagi para penyedia jasa konten amoral. Struktur internet ini juga akan tergadai pada para kaum licik yang memanfaatkan kelemahan masyarakat. Kemudian, anda bayangkan lagi, katakanlah jalur super cepat, handal, dan murah tadi telah dipayungi oleh seabreg regulasi dan kebijakan. Namun masyarakatnya adalah masyarakat yang tidak terdidik dengan baik; yang hanya memiliki kecerdasan tanpa keluhuran budi pekerti. Maka dijamin, yang akan terjadi pastilah seperti yang kita saksikan di film Tom & Jerry. Kucing dan tikus saling kejar-kejaran. Artinya penegakan regulasi dan kebijakannya akan selalu dicoba untuk diterobos atau diakali orang-orang berotak tapi miskin moral. Jadi, yang betul-betul harus dilakukan dalam mentransformasi masyarakat kita menjadi masyarakat berbasis internet (dari brick and mortar community ke click community) adalah mempersiapkan teknologi dan pendidikan yang baik bagi masyarakat. Hal ini penting, karena dalam setiap implementasi sistem informasi berbasis teknologi informasi manapun, selalu ada tiga domain yang terlibat, yakni: teknologi, ekonomi, dan sosial. Jangan merasa siap hanya karena kita telah menguasai teknologi dan memiliki dana yang cukup untuk sebuah pengembangan masyarakat berbasis internet, jika masyarakatnya belum terdidik dengan baik. Internet, media cetak, radio, atau televisi adalah media. Semua itu hanya alat. Kita adalah panglimanya. Jika kita jaga kesehatannya, maka resultannya adalah sesuatu yang hebat. Sebuah komunitas yang selalu menerima informasi yang baik dan benar. Sebuah komunitas yang selalu saling mengingatkan dengan santun. Sebuah komunitas yang bisa memperpendek jarak dan mengoptimalkan waktu dengan internet. Sehatnya internet ini bisa diwujudkan jika teknologi telah kita kuasai, dana telah tersedia, regulasi telah siap, dan masyarakat telah terdidik dengan baik. Jika sudah demikian, maka ‘internet sehat bikin hebat’ bukan lagi sebuah impian.

Permalink | Leave a comment  »

]]>
http://posterous.com/images/profile/missing-user-75.png http://posterous.com/users/hesWoEP4e0jrk seodoei seodoei seodoei
Tue, 02 Nov 2010 01:58:00 -0700 Out of Indonesia Gelar Kontes SEO http://seodoei.posterous.com/out-of-indonesia-gelar-kontes-seo http://seodoei.posterous.com/out-of-indonesia-gelar-kontes-seo
Media_httpuploadwikim_izzjg

Di era globalisasi seperti sekarang ini, hubungan yang erat antara dunia bisnis dengan dunia internet memang tidak dapat dipisahkan dan mutlak dibutuhkan. Khususnya untuk industri furniture & handycraft. Salah satu jenis industri yang kini terus menggeliat dan berusaha untuk menunjukkan eksistensinya sebagai penghasil devisa bagi negara tersebut terus berbenah guna meningkatkan dan memajukan industri lokal di mata dunia internasional. Salah satu nya melalui medium ranah maya. Sektor ekspor khususnya furniture dan handicraft sangat berpotensi untuk meningkatkan taraf perekonomian rakyat dan mempunyai multiple effect yang sangat luas. Karena jenis usaha di sektor ini terkait langsung dengan banyak sektor lain yang mempengaruhi kehidupan rakyat. Sebagai penetrasi pasar internasional sekaligus menstimulasi dunia online marketing dengan basis masyarakat sebagai motor penggerak ekspor di Indonesia, Out of Indonesia selaku online sourcing platform yang menghubungkan dengan lebih dari 120.000 suplier, menggagas sebuah SEO Game bertajuk  “Generate Export Indonesia with outofindonesia.com.” Beberapa persyaratan yang diajukan oleh pihak penyelenggara antara lain berkaitan dengan teknik SEO, menggunakan bahasa Inggris sebagai content relevansi sesuai dengan target kata kunci,  backlink di setiap halaman, usia domain maksimal 8 tahun, tidak menggunakan nama domain dan subdomain yang sama dengan target kata kunci yang dilombakan dan melihat hasil SEO games “Out of Indonesia” di Google.com. Untuk mengikuti kontes ini, para ekspertis dan profesional bisnis online serta internet marketer Indonesia dapat mendaftarkan dirinya mulai 26 April 2010 (jam 12.00 WIB) dan ditutup pada tanggal 26 Juli 2010 (jam 12.00 WIB) dengan target keyword “Indonesia Furniture Handicraft Wholesale Marketplace”. Pendaftaran tidak dipungut biaya dan terbuka bagi siapa saja. Pengumuman pemenang akan dihelat pada tanggal 27 Juli 2010. Pemenang-pemenang dari SEO games “Out of Indonesia” bakal diganjar hadiah berupa uang tunai sebesar Rp. 8 juta dan penghargaan dari Kamar Dagang Indonesia (KADIN) untuk juara pertama, Rp. 6 juta plus penghargaan dari KADIN bagi pemenang kedua, penghargaan dan uang tunai hingga Rp. 4 juta untuk urutan 3, uang tunai senilai Rp. 2 juta dan penghargaan dari KADIN untuk juara ke 4. Segera daftarkan diriAnda lewat http://contest.outofindonesia.com. Untuk keterangan tentang persyaratan lebih lanjut silahkan kunjungi http://contest.outofindonesia.com/aturan

Permalink | Leave a comment  »

]]>
http://posterous.com/images/profile/missing-user-75.png http://posterous.com/users/hesWoEP4e0jrk seodoei seodoei seodoei
Tue, 02 Nov 2010 01:52:00 -0700 Monetize Blog Sukses itu Bernama Sanat Kumara http://seodoei.posterous.com/monetize-blog-sukses-itu-bernama-sanat-kumara http://seodoei.posterous.com/monetize-blog-sukses-itu-bernama-sanat-kumara
Media_httpuploadwikim_rzdhu

Saya kenal dengan pak Sanat (begitu biasa dipanggil) di Bali sekitar 5 tahun yang lalu. Beliau adalah salah satu pebisnis online tersukses di Indonesia, yang menggarap sektor tourism di Bali dan sebagian Jawa. Cara dan strateginya patut ditiru, beliau ngeblog dengan hati penuh kecintaan produknya yaitu tourism. Alhasil eksistensi internasional juga dia dapat, tanpa harus repot tradeshow sana sini. Low Budget High Impact! Pak Sanat Mwnciptakan Layanan Online Sendiri Bisnisnya dengan Blogging sebagai media Online Branding Perusahaannya, yang berakibat efek domino yang sangat besar pada banyak orang di sekitarnya, yaitu semakin majunya tourism di Bali. Saat ini mungkin yang sedang Anda pikirkan adalah: “Saya harus bagaimana seperti pak Sanat, sukses monetize blog”. Atau pikiran seperti ini sudah lama ada di benak Anda, tapi dengan mengesampingkan kondisi telah menjadi bagian dari komunitas online atau bisa dibilang Anda masih belum beranjak dari posisi semula. Atau bisa jadi, memang Anda telah menghasilkan uang online tapi masih menghindar untuk menghasilkan lebih banyak lagi. Belajar dari pak Sanat, ngeblog monetizing dan menciptakan layanan online untuk bisnisnya. Anda dapat menjual hampir apa saja di internet. Jika ide menciptakan produk tangible atau layanan tidak menarik perhatian Anda, Anda dapat membangun sebuah bisnis penjualan advertising besar kepada site lain. Hanya ada satu yang harus diingat, dan ini dimana 99% dari keseluruhan penjual terjerumus – tidak pernah menciptakan produk atau servis baru dan kemudian mencoba untuk mencari tahu kepada siapa produk atau layanan ini akan dijual. Dan hal ini benar-benar suatu kemunduran, dan mungkin Anda telah menghabiskan banyak waktu serta uang Anda dalam proses ini. Apa yang harus dikerjakan adalah menetapkan fokus pada pasar yang ada, temukan apa yang mereka ingin beli, dan kemudian buat sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan mereka. Setelah Anda dapat melakukan hal tersebut, dapat dengan mudah bagi Anda untuk membuat mereka tahu akan keberadaan Anda sekarang. Setelah Anda dapat menunjukkan keberadaan Anda dan terdapat permintaan akan yang Anda jual, produk atau layanan Anda akan dengan sendirinya terjual. Mengapa harus menghabiskan waktu meyakinkan orang-orang kalo mereka membutuhkan produk Anda disaat Anda dapat dengan mudah menciptakan dan menjual apa yang benar-benar mereka butuhkan. Tidak setiap produk, layanan, atau site yang Anda buat akan menjadi pemenang, tetapi jika pendekatan pengembangan produk Anda mengikuti cara ini setidaknya akan ada perkembangan positif dalam usaha Anda. Jika Anda merasa hal ini terdengar terlalu sederhana, ya…karena memang begitu. Sebagian besar orang sepertinya kurang memahami konsep ini, dan ini sangat memalukan.Mereka jatuh cinta pada sebuah produk dan kemudian mencoba untuk menjualnya, tetapi semakin mereka melakukan itu semakin sulit akan dilakukan. Percayalah Anda tidak akan menjadi salah satu dari mereka. Anda mencoba untuk tahu, atau berkeinginan untuk belajar, tentang segala sesuatu yang memang perlu diketahui mengenai industri spesifik Anda. Memang akan sangat keras untuk melakukannya jika Anda tidak benar-benar tulus, mungkin juga tidak akan ada kesenangan buat Anda. Bukalah mata dan telinga. Ketika seseorang mengatakan “Harusnya terdapat cara yang lebih mudah untuk….” atau “Saya berharap ada cara untuk…” disitulah sebuah produk baru menanti untuk diciptakan. Carilah di search engine dan temukan site-site populer yang berhubungan dengan keahlian atau kesenangan Anda. Carilah produk dan layanan yang orang lain telah jual dengan sekses, temukan bagaimana mereka melakukannya, kemudian gabungkan dengan keunikan Anda dan ikuti kesuksesan mereka. Pak Sanat menekankan tujuan dari para blogger adalah membangun basis pembaca (membangun traffic) dan berhati-hati atas kehilangan basis pembaca ini karena posting promosi yang kurang bagus (bad/excessive ads). Dengan begitu, bisnis online pak Sanat Kumara cukup melejit di tataran internasional. Fungsi fungsi social media dia gunakan sesuai dengan era social media saat ini. Unsur SEO juga dimasukkan. So? Anda masih bingung mencari figur sukses memonetizing Blog di Indonesia dengan layanan online sendiri? Membangun brand produk lewat bloging dan social media (facebook, twitter, youtube) juga dilakukan dilakukan. Anda bisa lihat di blognya ini. Studi kasus ini harus Anda tiru, from zero to hero. Membuat layanan online sendiri dan efek domino bagi ekonomi di Bali. Masih banyak blogger kayak pak Sanat yang nati saya angkat satu satu. Siapa siapa siapa?….;) tunggu next blogger sukses berikutnya. Sekilas Pak Sanat Kumara: I Gede Sanat Kumara, President and Founder After graduating from Goethe Institute in Nurenberg, Germany, in 1981, I Gede Sanat Kumara went on to study Graphic Art and Marketing Design at Sydney College, Australia in 1984. Upon returning to Bali, he managed few hotels at Marketing Department and Travel Agent Business where he gained experiences. As of 1997 he brought together a team of internet technology and graphic design experts to establish ABL as a local leader in e-travel and online hotel reservation services.

Permalink | Leave a comment  »

]]>
http://posterous.com/images/profile/missing-user-75.png http://posterous.com/users/hesWoEP4e0jrk seodoei seodoei seodoei